Swimmer’s Ear (Otitis Externa)

Swimmer’s ear (otitis externa) is a condition caused by inflammation or infection of the outer ear canal. In a diving environment, this is usually caused when prolonged exposure to wet conditions changes the natural acidity and flora in the ear canal, allowing opportunistic bacteria or fungi to grow and become pathogens. Warm and humid environments and excessive cleaning of the ear canal can predispose a person to otitis externa.

Epidemiologi

  • Swimmer’s ear affects one in 200 Americans every year and is a chronic problem in 3 to 5 percent of the population.
  • Perenang, peselancar, dan orang lain yang terpapar kondisi basah dan hangat berisiko lebih tinggi.

Gejala

The main symptoms are ear pain, warmth and itching — often in the ear canal . Occasionally, the pinna (the cartilaginous external part of the ear) may show signs of inflammation with redness, swelling and pain. If left untreated, swelling can increase to include nearby lymph nodes and produce enough pain that movement of the jaw may become uncomfortable or painful.

  • Sakit, panas dan gatal di lubang telinga
    • Nyeri saat menggerakkan rahang atau saat menarik daun telinga dengan lembut atau mendorong pinna
  • Pendengaran teredam (sementara, biasanya merupakan tanda gangguan telinga tengah secara bersamaan)
  • Cairan dari saluran telinga mungkin terjadi jika gejala awal diabaikan selama beberapa hari

Penanganan & Pertolongan Pertama

Swimmer’s ear is often self-diagnosed. Professional medical diagnosis is often clinical as well, not requiring more than an ear exam with an otoscope. With proper treatment, symptoms often resolve within a few days, rarely taking longer than a week.

  • Jangan abaikan gatal awal atau nyeri ringan, karena dapat berlangsung dalam semalam.
  • Seek a professional medical evaluation. Although diagnosing swimmer’s ear is straightforward, proper treatment requires a prescription of otic antibiotic drops.
  • Begitu anda mengalami gejala, jangan berikan obat tetes atau preparat pencegahan.

Pencegahan

Keep your ears clean and dry. Although it might be tempting to keep your ears clean using cotton swabs or similar, the best way to avoid problems with your ears is to not mess with them. Wash your ears with regular soap when you take a shower and don’t insert anything in them. Under normal circumstances, this is all we need.

Your ears produce a waxy substance that is hydrophobic to prevent moisture retention and acidic enough to prevent bacterial growth. Excessive moisture — as is common with frequent diving — can cause an emulsification of the natural ear wax, which can change the environment in the ear canal to make it more susceptible to infections.

  • Keringkan telinga dengan handuk setelah berenang, mandi atau menyelam. Memiringkan kepala dan menarik daun telinga ke arah yang berbeda saat telinga menghadap ke bawah dapat membantu menghilangkan air.
  • Pengering rambut dapat digunakan untuk mengeringkan telinga dengan hati-hati setelah mandi. Berhati-hatilah untuk memastikan udara tidak terlalu panas, pegang setidaknya satu kaki (sekitar 30 sentimeter) dari telinga.
  • Menahan diri untuk tidak memasukkan benda (seperti cotton bud atau alat pembersih kotoran telinga) ke dalam liang telinga. Hal ini dapat menyebabkan impaksi kotoran telinga (serumen) dan dapat merusak kulit di dalam telinga sehingga berpotensi meningkatkan risiko infeksi.
  • Kotoran atau serumen yang berlebihan dapat menjebak air di saluran.
    •  Jika anda merasa memiliki penumpukan kotoran telinga yang berlebihan, konsultasikan dengan dokter anda dan biarkan seorang tenaga medis profesional melakukan pembersihan yang tepat. Ingatlah bahwa pembersih belum tentu lebih baik. Mencuci saluran telinga secara berlebihan akan mengubah keasaman saluran telinga, dan lingkungan yang kurang asam adalah penyebab umum pertumbuhan patogen oportunistik yang dapat menyebabkan infeksi telinga.
  • Bicarakan dengan dokter anda apakah anda harus menggunakan obat tetes telinga berbasis alkohol setelah berenang atau menyelam.

Prognosa & Kembali Menyelam

Prognosa umumnya baik jika kondisi ini ditangani segera. Setelah ditentukan oleh dokter anda bahwa infeksi telah teratasi, anda dapat kembali menyelam.

PERINGATAN: Continuing to dive with unresolved swimmer’s ear will perpetuate the condition that caused an infection in the first place, allowing pathogens to prolong and worsen the infection.

Bahasa Indonesia